Cara membaca referensi busi Denso

Kode Denso mengkodekan bahan elektroda, ulir & dudukan, tingkat panas, jangkauan, dan celah. Berikut cara membacanya.

Referensi Denso seperti IK20 atau W20EPR-U11 dibaca dari depan: awalan bahan opsional, lalu huruf ulir, angka tingkat panas, dan terakhir tipe / jangkauan / celah.

1. Awalan — bahan elektroda

2. Huruf ulir — ulir & dudukan

HurufUlirØ / dudukan
WM14×1.2514 mm · datar (ring), kunci 13/16"
KM14×1.2514 mm · datar (ring), kunci 5/8"
XM12×1.2512 mm · datar (ring)
Q / TM14×1.2514 mm · dudukan tirus
M / AM18×1.518 mm · datar (ring)

3. Angka — tingkat panas

Angka adalah tingkat panas: untuk Denso, lebih tinggi = lebih dingin, lebih rendah = lebih panas. Relatif terhadap skala Denso (mis. 16 lebih panas dari 20 dan dari 24).

4. Huruf selanjutnya

5. Akhiran — jangkauan & celah

Angka di akhir setelah tanda hubung adalah celah pra-setel dalam sepersepuluh milimeter (-11 = 1.1 mm, -8 = 0.8 mm). Beberapa keluarga juga mengkodekan jangkauan di sini.

6. Torsi pengencangan

Torsi bergantung pada dudukan, diameter ulir, dan bahan kepala silinder. Dudukan datar (dengan ring): 12 mm 15–25 N·m (besi) / 15–20 (aluminium), 14 mm 25–35 / 25–30, 18 mm 35–45 / 35–40. Dudukan tirus: 12–14 mm 10–20 N·m, 18 mm 20–30. Selalu ikuti nilai yang tercetak pada kemasan.