Cara membaca referensi busi Brisk
Sistem Identifikasi Brisk mengkodekan badan (ulir, jangkauan, kunci, dudukan), resistor, tingkat panas, desain celah percikan, bahan elektroda, dan celah. Berikut cara membacanya.
Kode Brisk seperti DOR15YC-1 dibaca posisi demi posisi: huruf badan, O opsional (proyeksi khusus), R/X (resistor), tingkat panas, desain celah percikan, bahan elektroda, lalu akhiran celah.
1. Huruf pertama — badan (ulir, jangkauan, kunci & dudukan)
| Huruf | Ulir | Jangkauan | Kunci | Dudukan |
|---|---|---|---|---|
| A | M10×1.0 | 19 mm | 16 | ring |
| B | M12×1.25 | 19 mm | 16 | ring |
| D | M14×1.25 | 19 mm | 16 | ring |
| F | M18×1.5 | 11.2 mm | 21 | tirus |
| G | M14×1.25 | 17.5 mm | 16 | tirus |
| L | M14×1.25 | 19 mm | 21 | ring |
| N | M14×1.25 | 12.7 mm | 21 | ring |
| R | M14×1.25 | 25 mm | 16 | tirus |
(Badan lain: C, E, H, J, K, M, NA, P, Q, S, T, U, X, 3V — konsep sama, masing-masing menetapkan kombinasi ulir/jangkauan/kunci/dudukan.)
2. O — proyeksi
Sebuah O setelah huruf badan menandai proyeksi badan-logam khusus ke dalam ruang bakar (tetap sesuai ISO).
3. R / X — penekan interferensi
- R — resistor penekan interferensi bawaan
- X — resistor yang mengurangi keausan elektroda
- tanpa — tanpa penekanan
4. Angka — tingkat panas
Dua angka adalah tingkat panas: 19 = terpanas … 08 = terdingin (lebih tinggi = lebih panas). Relatif terhadap Brisk.
5. Desain celah percikan
- Y hidung isolator menonjol · L sangat menonjol
- D dua elektroda · T tiga elektroda · G elektroda berbentuk cincin
- Z dua elektroda tambahan + celah cincin · M desain khusus · tanpa = tidak menonjol
6. Bahan elektroda
- tanpa — paduan nikel · C inti tembaga · E inti tembaga + itrium
- S perak · P platina · IR iridium
7. Celah percikan (akhiran)
-1 = 1.0–1.1 mm, -3 = 1.3 mm, -5 = 1.5 mm, -9 = 0.9 mm, tanpa = 0.4–0.8 mm, -T = khusus.
8. Torsi pengencangan
Torsi bergantung pada dudukan, diameter ulir, dan bahan kepala silinder. Dudukan datar (dengan ring): 10 mm 10–15 N·m (besi) / 10–12 (aluminium), 12 mm 15–25 / 15–20, 14 mm 25–35 / 25–30, 18 mm 35–45 / 35–40. Dudukan tirus: 12–14 mm 10–20 N·m, 18 mm 20–30. Selalu ikuti nilai yang tercetak pada kemasan.